Ini, salah satu lifestyle anak muda jaman sekarang, G.A.L.A.U.
Galau itu, semacam perasaan binggung, gundah yang berkecamuk di relung jiwa dara muda. *wow puitis sekali.
Dan anehnya, anak-anak sekarang justru terkesan bangga kalau orang lain tahu dia sedang galau. Kayaknya, kalau aku belum bilang kata "galau" itu aku nggak gaul, nggak update.
Dengan mereka merasa galau atau sengaja membuat dirinya galau itu mereka mereka merasa sudah menjadi remaja yang sesungguhnya.
Di jaman yang serba komputer ini sudah bukan hal susah lagi mengumbaar kegalauan masalah pribadi yang sebetulnya tak perlu dipublikasikan melalui dunia maya. Facebook, twitter, blog, dll. Adalah tempat paling muddah untuk menemukan fenomena ini.
Iya sih, memang, dengan melakukan hal semacam itu dapat sedikit mengurangi beban pikiran tentang masah yang sedang kita hadapi. Tapi sebaiknya sebelum melakukan sesuatu itu pikiran yang tenang sangat dibutuhkan. Padahal, kebanyakan dari kita tak dapat perpikir dingin saat masalah berat menimpa. Justru sebaliknya, otak kita membutuhkan ketenangan, dan salah satu ketenagan itu bisa didapat dengan merenung, diam. Tidak malah memasuki dunia tanpa batas.
Kalau sebagian dari mereka (remaja) masih berpikir galau itu bagian dari remaja itu sebetulnya kurang tepat, justru galau itu terkesan seperti sifat anak-anak, cengeng, dan 'gak gentle'.
Dan menanggapi pernyataan salah satu temanku "tapi dengan galau itu, kita jadi mikir masalah kita, kita bisa instrospeksi diri"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar